berfikir komputasional
B. Berpikir Komputasional
Berpikir komputasional (computational thinking) adalah metode menyelesaikan persoalan dengan menerapkan teknik ilmu komputer (informatika). Berpikir komputasional melibatkan pemecahan masalah secara sistematis dan terstruktur dengan memecah masalah yang kompleks menjadi masalah yang lebih sederhana. Berikut tahapan dalam berpkir komputasional.
1. Formulasi masalah (abstraksi).
2. Mengekspresikan solusi (otomatisasi).
3. Mengeksekusi solusi dan mengevaluasi (analisis).
Terdapat empat pilar atau bagian utama berpikir komputasional. Empat pilar tersebut sebagai berikut.
1. Dekomposisi (Decomposition)D
ekomposisi merupakan tahap pertama dari computational thinking. Dekomposisi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki arti proses perubahan menjadi bentuk yang lebih sederhana atau penguraian.
contoh dekomposisi dalam kehidupan sehari-hari:
1. Membuat Laman Web
2. Menerjemahkan Bahasa Asing
2. Pengenalan Pola (Pattern)
Recognition)Pattern recognition adalah kemampuan untuk melihat persamaan atau bahkan perbedaan pola, tren, dan keteraturan dalam data yang nantinya akan digunakan dalam membuat prediksi dan penyajian data. Misalnya, mengenali pola file dokumen, file sistem, file eksekusi, atau struktur data/file.
contoh pengenalan pola dalam kehidupan sehari-hari:
1.Smartphone kalian yang bisa mengenali wajah dan suara kalian
2.Bisa melakukan transkripsi seperti mengubah suara menjadi teks
3. Abstraksi
Abstraksi adalah melakukan generalisasi dan mengidentifikasi prinsip-prinsip umum yang menghasilkan pola, tren, dan keteraturan tersebut. Misalnya, dengan menempatkan semua file sistem di folder Windows, file program di folder Program Files, file data/dokumen di folder Mydocument, dan file pendukung di drive/direktori terpisah.
contoh abstraksi dalam kehidupan sehari-hari:
1. Penggunaan Abstraksi dalam Pemrograman
2.Pemakaian Konsep Abstraksi dalam Pengembangan Perangkat Lunak
4. Algoritma
Algoritma diartikan sebagai prosedur yang berupa langkah demi langkah. Algoritma sering digunakan untuk perhitungan, penalaran secara otomatis, dan pemrosesan data. Algoritma merupakan pilihan dari berbagai metode computational thinking yang ada dan sangat mudah diterapkan terhadap peserta didik karena algoritma mudah untuk didesain dan dipahami
Contoh algoritma dalam kehidupan sehari hari antara lain membaca resep, membuat kopi, dan sebagainya.
Komentar
Posting Komentar